11 Masjid Terindah di Dunia

Masjid adalah sebuah tempat ibadah bagi umat muslim.Banyak sekali kita temukan masjid-masjid yang mempunyai desain serta bentuk yang unik dan indah.Kali ini kami rangkum 11 masjid terindah di dunia...

Filosofi Ruangan Museum Tsunami Aceh

Untuk mengenang dan peringatan peristiwa bencana TSUNAMI yang melanda aceh pada tahun 2004 silam. Aceh membangun sebuah museum yang didirikan oleh arsitekutr bernama Ridwan Kamil asal Indonesia ini...

Legenda Tapak Tuan

Konon di zaman dulu kala,di Aceh Selatan hiduplah seorang manusia yang bertubuh besar dan tinggi sebesar 7 meter.Sepanjang hari ia hanya bertapa sambil berzikir didalam gua,ia dijuluki Tuan Tapa...

11 Stadion Terbaik di Indonesia

Di abad 21 ini,sepak bola mungkin menjadi rajanya olahraga di seluruh dunia.Sepak bola menjadi salah satu olahraga terpopuler di dunia.Untuk bermain sepak bola dibutuhkan sebuah lapangan atau yang biasa disebut Stadion...

Bubur Kanji Rumbi

Bubur Kanji Rumbi adalah salah satu makanan khas Aceh,ingin tahu seperti apa sih bubur kanji rumbi serta resepnya?Mari kita...

Sabtu, 27 Juli 2013

Mengupil di Bulan Ramadhan?


Suatu hari saya bersama teman saya pergi ke sebuah masjid untuk mendengarkan sebuah ceramah yang biasanya sering diadakan di bulan Ramadhan ini.
Ketika itu saya mendengar ceramah yang disampaikan oleh Ustad X(Saya lupa namanya) dengan khusyuk.Namun kekhusyukan itu tiba-tiba terhenti ketika sebuah tangan mencolek bahu sebelah kanan saya.
          “Iz,ngupil itu batal nggak?”kata temanku
          “Setau aku sih nggak”


Nah itu adalah sebuah cerita yang diambil dari kehidupan saya sendiri(Tanpa Rekayasa).Setelah sepulang dari masjid saya browsing Internet dan mencari tahu apakah ngupil membatalkan puasa atau tidak(karena memang pada saat itu saya masih ragu mengenai hukum mengupil).Lalu dari hasil browsingan tersebut dapat disimpulkan bahwa:

1.Hal-hal yang membatalkan puasa

a. Makan/Minum dengan sengaja (jika tidak sengaja/lupa maka tidak batal)

إِذَا نَسِىَ فَأَكَلَ وَشَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ ، فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ

Apabila seseorang makan dan minum dalam keadaan lupa, hendaklah dia tetap menyempurnakan puasanya karena Allah telah memberi dia makan dan minum. (HR Bukhari-Muslim)

b. Muntah dengan sengaja.

مَنْ ذَرَعَهُ قَىْءٌ وَهُوَ صَائِمٌ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَإِنِ اسْتَقَاءَ فَلْيَقْضِ

Barangsiapa yang dipaksa muntah sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qodho’ baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qodho’. (HR.Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Albani)

c. Haid

d. Jimak (bersetubuh) di siang hari.
Bila memasukkan sesuatu ke-lubang tubuh dengan tujuan sebagai pengganti makanan/minuman, maka puasanya batal. Namun bila memasukkan sesuatu dengan tujuan sebagai obat atau lainnya, maka puasanya insha Allah tidak batal.

2.Menurut Hadist

Adapun hadits yang menyebutkan benda masuk ke lubang tubuh maka puasa menjadi batal adalah dhaif. Ada riwayat, “Sesungguhnya berbuka (batal puasa) adalah karena sesuatu yang masuk bukan karena sesuatu yang keluar.” (HR. Abu Ya’la) mungkin hadits inilah yang membuat orang menilai batal membersihkan dalamnya hidung (ngupil), telinga, dan buang angin di air.                       

Pada dasarnya Mengupil adalah mengeluarkan kotoran bukan memasukan kotoran pada tubuh, sama halnya dengan kita membuang air besar dan air kecil, itu adalah proses mengeluarkan

3.Pengertian Hadist Dhaif

Hadits dhoif secara bahasa berarti lemah artinya bahasa berarti hadits yang lemah atau hadits yang tidak kuat. Menurut para ulama Ahlus sunnah wal jamaah, hukum hadits dhaif itu tidak boleh dipergunakan untuk landasan dalil beraqidah/bertauhid dan dalil menetapkan hukum halal-haram

Sedangkan secara istilah para ulama terdapat perbedaan rumusan dalam mendefinisikan hadits dhoif ini akan tetapi pada dasarnya,isi, dan maksudnya tidak berbeda. Beberapa definisi,diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Hadits yang di dalamnya tidak terdapat syarat-syarat hadits shohih dan syarat-syarat hadits hasan.
2.    Hadits yang hilang salah satu syaratnya dari syarat-syarat hadits maqbul(hadits shohih atau yang hasan)
3.    Pada definisi yang ketiga ini disebutkan secara tegas,bahwa Hadits dhoif adalah  hadits yang jika satu syaratnya hilang.

4.Kesimpulan

Dari beberapa point-point diatas serta dari berbagai artikel yang saya baca,mengupil itu tidak membatalkan puasa.
Tetapi semua itu kembali lagi kepada keyakinan kita masing-masing


Wallahu a’lam Bishawab

Sumber: 

Kamis, 25 Juli 2013

Asal Muasal Nama Sabang dan Pulau Weh

Pulau Weh, Sabang, Aceh Province

Berbicara mengenai sejarah, nama Sabang sendiri berasal dari bahasa arab, Shabag yang artinya gunung meletus. Mengapa gunung meletus? mungkin dahulu kala masih banyak gunung berapi yang masih aktif di Sabang, hal ini masih bisa dilihat di gunung berapi di Jaboi dan Gunung berapi di dalam laut Pria Laot.

Sekitar tahun 301 sebelum Masehi, seorang Ahli bumi Yunani, Ptolomacus berlayar ke arah timur dan berlabuh di sebuah pulau tak terkenal di mulut selat Malaka, pulah Weh! Kemudian dia menyebut dan memperkenalkan pulau tersebut sebagai Pulau Emas di peta para pelaut.Pada abad ke 12, Sinbad mengadakan pelayaran dari Sohar, Oman, jauh mengarungi melalui rute Maldives, Pulau Kalkit (India), Sri Langka, Andaman, Nias, Weh, Penang, dan Canton (China). Sinbad berlabuh di sebuah pulau dan menamainya Pulau Emas, pulau itu yang dikenal orang sekarang dengan nama Pulau Weh.

Sedangkan Pulau Weh berasal dari kata dalam bahasa aceh, ”weh” yang artinya pindah, menurut sejarah yang beredar Pulau Weh pada mulanya merupakan satu kesatuan dengan Pulau Sumatra, karena sesuatu hal akhirnya Pulau Weh, me-weh-kan diri ke posisinya yang sekarang. Makanya pulau ini diberi nama Pulau Weh.

Peta Sabang Tempoe Doeloe


Ada cerita yang aku dengar dari temanku, Radzie yang mendengar dari warga di Gampong Pie Ulee Lheueh, Pulau Weh sebelumnya bersambung dengan Ulee Lheue. Ulee Lheue di Banda Aceh sebenarnya adalah Ulee Lheueh (yang terlepas). Beredar kabar juga Gunung berapi yang meletus dan menyebabkan kawasan ini terpisah. Seperti halnya Pulau Jawa dan Sumatera dulu, yang terpisah akibat Krakatau meletus.

Menurut teman-teman yang berasal dari luar nanggroe (LN), pulau weh terkenal dengan pulau we tanpa h. ada yang berfikiran kalau pulau weh diberi nama pulau we karena bentuknya seperti huruf W. hah?!!kamu juga berpikir seperti itu?ngga salah juga sech.

Yang paling penting bagi sejarah Pulau Weh adalah sejak adanya pelabuhan di Kota Sabang. Sekitar tahun 1900, Sabang adalah sebuah desa nelayan dengan pelabuhan dan iklim yang baik. Kemudian belanda membangun depot batubara di sana, pelabuhan diperdalam, mendayagunakan dataran, sehingga tempat yang bisa menampung 25.000 ton batubara telah terbangun. Kapal Uap, kapal laut yang digerakkan oleh batubara, dari banyak negara, singgah untuk mengambil batubara, air segar dan fasilitas-fasilitas yang ada lainnya, hal ini dapat dilihat dengan masih banyaknya bangunan-bangunan peninggalan Belanda. Sebelum Perang Dunia II, pelabuhan Sabang sangat penting dibanding Singapura. Namun, di saat Kapal laut bertenaga diesel digunakan, maka Singapura menjadi lebih dibutuhkan, dan Sabang pun mulai dilupakan.

Pada tahun 1970, pemerintahan Republik Indonesia merencanakan untuk mengembangkan Sabang di berbagai aspek, termasuk perikanan, industri, perdagangan dan lainnya. Pelabuhan Sabang sendiri akhirnya menjadi pelabuhan bebas dan menjadi salah satu pelabuhan terpenting di Indonesia. Tetapi akhirnya ditutup pada tahun 1986 dengan alasan menjadi daerah yang rawan untuk penyelundupan barang.

Sumber:

Rabu, 24 Juli 2013

3 Waktu Berbuka Puasa yang Berbeda di Burj Dubai[Luar Biasa]


Berada di satu gedung namun memiliki waktu sahur/buka yang berbeda-beda? Mungkin kamu hanya bisa merasakannya di gedung ini.

Khalifa Tower of Dubai atau Burj al-Khalifah di Dubai ini memiliki keunikan tersendiri. Selain merupakan bangunan tertinggi di dunia, di gedung ini waktu berbuka puasa dan sahurnya berbeda-beda sesuai dengan ukuran ketinggiannya.

Kementrian Urusan Islam dan Amal Sosial di Dubai mengatakan bahwa para penghuni gedung setinggi 829 meter ini untuk tidak berbuka atau sahur di waktu yang bersamaan.

Kementrian bahkan memberikan jadwal imsakiyyat khusus bagi penghuni Khalifa Tower. 

Di jadwal tersebut dijelaskan jika penghuni lantai 1-80 berbuka pada pukul 19.00 waktu setempat, maka penghuni lantai 81-150 akan berbuka dua menit kemudian (pukul 19.02), sedangkan penghuni lantai 151-160 berbuka tiga menit berikutnya (pukul 19.05).


Perbedaan waktu imsakiyyat di gedung ini sendiri disebabkan oleh jarak matahari ketika terbit dan tenggelam. Bagi tingkat paling bawah, matahari terbenam lebih awal, sementara bagi tingkat tertinggi lebih lambat lima menit.

Kamis, 18 Juli 2013

Benarkah Jangan Berbuka Puasa yang Manis-Manis?

Dibulan ramadhan ini beberapa kali saya mendapatkan email berisi tentang larangan berbuka dengan yang manis-manis. Di tulisan tersebut dijelaskan bahwa berbuka puasa dengan makanan/minuman manis, justru tidak baik untuk kesehatan. Alasannya adalah kurma yang dimakan nabi adalah rhutab yang mengandung karbohidrat kompleks (polisakarida) dan bukan karbohidrat sederhana seperti gula pada makanan manis. Selain itu juga dijelaskan bahwa makanan manis justru tidak baik bagi kesehatan dan dapat mengakibatkan berbagai penyakit sehubungan dengan naiknya kadar gula darah dan kegemukkan.
Sebetulnya sejak dari ramadhan tahun lalu artikel ini beredar. Selain email, banyak para blogger yang juga memasukkan tulisan ini ke dalam blog mereka. Dan sekarang sudah semakin banyak dan dianggap sebagai suatu kebenaran.
Tapi apakah betul berbuka puasa dengan yang manis-manis menggangu kesehatan? Saya pribadi tidak sependapat dengan isi tulisan tersebut. Ada beberapa hal yang menurut saya salah. Sebetulnya benar, namun salah penerapan dalam pemaknaan.
Pertama. Tentang kandungan karbohidrat kompleks dalam kurma. Kurma yang dimakan oleh nabi adalah jenis rhutab. Setau saya jenis ini rasanya manis. Dan karbohidrat yang memiliki rasa manis biasanya adalah karbohidrat sederhana (gula). Misalnya glukosa, fruktosa, sukrosa (gula pasir), dan lainnya (pada buah biasanya fruktosa). Sedangkan karbohidrat kompleks (polisakarida) tidak berasa manis. Karbohidrat kompleks biasa terdapat pada nasi, kentang, singkong, ubi, roti, jagung, dan lainnya. Katakanlah nasi. Nasi kaya akan karbohidrat kompleks. Apakah nasi manis? Tidak. Tapi perhatikan. Bila kita mengunyah nasi sedikit lebih lama, maka nasi akan berasa manis. Hal ini karena karbohidrate kompleks sudah terpecah menjadi gula sederhana oleh enzim amilase yang ada dalam air liur. Jadi saya tidak sependapat bahwa kurma mengandung karbohidrat kompleks.
Kedua. Dikatakan bahwa berbuka puasa dengan makanan manis yang mengandung gula sederhana adalah tidak baik. Hal ini dihubungkan dengan kadar gula darah yang akan melonjak tinggi dan fenomena kegemukan (obesitas). Memang benar makanan/minuman yang mengandung kadar gula tinggi akan meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan penimbunan lemak mengakibatkan obesitas. Tapi ada yang luput disini. Perlu diingat, Rasulullah mencontohkan hanya satu dua butir kurma. Dan satu dua butir kurma tidak akan menggemukkan dan meningkatkan kadar gula darah secara ekstrim. Mungkin akan menyebabkan masalah bila berbuka puasa langsung menghabiskan kurma sebanyak satu kilogram.
Ketiga. Karena satu hari penuh kekurangan energi tidak makan minum saat berpuasa, dibutuhkan satu asupan makanan yang mampu menyediakan energi secara instant dan cepat diserap tubuh. Makanan atau minuman manis adalah solusi terbaik. Gula sederhana dapat dengan cepat menggantikan energi yang hilang dan cepat diserap tubuh. Sehingga berbuka puasa dengan makanan/minuman yang manis adalah pilihan terbaik. Tentu saja dengan catatan semuanya jangan berlebih. Satu dua butir kurma cukup menyediakan energi yang cepat bagi tubuh.
Jadi, alasan pelarangan berbuka dengan yang manis-manis tidaklah tepat, terlalu dicari dan dihubung-hubungkan. Berbuka puasa dengan yang manis seharusnya dijadikan kebiasaan yang baik. Namun jangan berlebihan.

Rabu, 17 Juli 2013

Selepas Subuh, Aceh Digoyang Gempa 5 SR

Ilustrasi

BANDA ACEH - Selepas subuh warga pesisir timur Aceh dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5 Skala Richter, Rabu (17/7/2013) pukul 06.41 WIB. Hentakan gempa berkedalam 10 kilometer (Km) itu membuat sejumlah warga di Aceh Utara dan Aceh Timur berhamburan keluar rumah.

Dedi (25) warga Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara mengaku, merasakan gempa berlangsung beberapa detik. "Di sini orang keluar rumah semua. Sekrang sudah normal sudah masuk lagi ke rumah," katanya saat dihubungi Okezone.

Menurut Badan Meteorologi Klimotologi Geofisika (BMKG), gempa ini berpusat di 101 kilometer Timur Laut Kabupaten Aceh Timur dan tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Gempa cukup kuat dirasakan warga Aceh Timur, namun tak ada kepanikan berarti. Sementara di Banda Aceh sebagian besar warga tak merasakan getaran gempa.

Belum diperoleh laporan apakah gempa mengakibatkan kerusakan bangunan atau adanya korban jiwa.


Sumber: